Aller au contenu
Noms coréens en K-pop : hangeul et romanisation
guide

Nama Korea dalam K-pop: Hangeul dan Romanisasi

Mengapa satu nama Korea bisa ditulis dengan beberapa ejaan berbeda? Panduan memahami hangeul, romanisasi, dan nama panggung.

Oleh redaksi Ensemble3 menit bacaSumber : Institut national de la langue coréenne

Photo : Wikimedia Commons

Artikel diterjemahkan otomatis dari bahasa Prancis.

Penggemar sering menemukan beberapa penulisan untuk idol yang sama: nama dalam hangeul, ejaan Latin yang digunakan agensi, terkadang nama panggung, serta ejaan lain dalam artikel lama. Variasi ini tidak selalu berarti ada kesalahan.

Perbedaan tersebut berasal dari sistem penulisan, pilihan artistik, dan konvensi internasional yang berbeda. Memahaminya membantu kita mencari seseorang tanpa tertukar dengan profil orang lain yang namanya sama.

01Hangeul menuliskan bunyi bahasa Korea

Hangeul adalah alfabet yang digunakan untuk menulis bahasa Korea. Huruf-hurufnya disusun menjadi blok suku kata: satu blok umumnya mewakili satu suku kata, bukan satu karakter yang dengan sendirinya mewakili sebuah kata utuh.

Ejaan Latin memungkinkan nama dibaca tanpa menguasai hangeul. Namun, ejaan ini tidak sepenuhnya mewakili pelafalan aslinya, karena huruf yang sama tidak selalu dibaca dengan bunyi yang sama dalam bahasa Prancis dan Inggris.

02Romanisasi Revisi

Institut Nasional Bahasa Korea menerbitkan pedoman Romanisasi Revisi. Sistem ini didasarkan pada pelafalan baku dan sebisa mungkin hanya menggunakan huruf Latin. Di antaranya, ㅓ ditulis sebagai “eo”, ㅡ sebagai “eu”, dan ㅈ sebagai “j”.

Padanan ini menjelaskan ejaan yang mungkin terasa asing bagi pembaca berbahasa Prancis. “eo” bukan rangkaian yang dibaca sebagai dua vokal bahasa Prancis secara terpisah, melainkan konvensi untuk mewakili satu bunyi vokal bahasa Korea.

Posisi konsonan juga berpengaruh. Bunyi yang dilambangkan dengan ㄱ, ㄷ, atau ㅂ dapat ditulis dengan huruf Latin yang berbeda, tergantung apakah letaknya sebelum vokal atau di akhir suku kata. Jadi, dua ejaan yang mirip bisa mencerminkan perbedaan konvensi penulisan, bukan perubahan nama.

03Nama diri sering mempertahankan ejaan pilihan

Aturan romanisasi resmi tidak menghapus ejaan yang sudah digunakan oleh seseorang, grup, atau merek. Agensi bisa memilih ejaan internasional lalu mempertahankannya di album, kredit, dan akun resmi.

Karena itu, nama panggung yang digunakan artis tetap harus menjadi acuan editorial, meskipun konversi hangeul secara mekanis menghasilkan ejaan lain. Di Ensemble, profil idol menggunakan nama publik yang terkait dengan grup mereka serta pengenal yang mencantumkan grup tersebut untuk mengurangi risiko tertukar.

04Nama keluarga dan nama pemberian

Dalam bahasa Korea, nama keluarga umumnya mendahului nama pemberian. Pada Kim Nam-joon, Kim sebagai nama keluarga ditempatkan sebelum Nam-joon. Dalam konteks internasional, urutan ini bisa dipertahankan atau disesuaikan. Yang perlu diperhatikan adalah penulisan resminya, bukan menebak urutannya berdasarkan kebiasaan dalam bahasa Prancis.

Penggunaan tanda hubung pada nama pemberian yang diromanisasi tidak selalu seragam. Pemakaian huruf kapital pun bisa berbeda. Pilihan tipografi ini saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa nama-nama tersebut merujuk pada orang yang berbeda.

05Nama resmi, nama panggung, dan alias

Nama panggung bisa tidak berkaitan langsung dengan nama resmi, seperti RM, atau tetap memakai sebagian dari nama tersebut. Seorang artis juga bisa secara resmi mengubah nama yang digunakan sepanjang kariernya. Praktik terbaik adalah memakai nama terkini dalam judul dan hanya menyebutkan nama sebelumnya jika memberikan konteks yang berguna.

Untuk grup, nama dalam hangeul bisa berupa transkripsi fonetis, terjemahan, atau nama Korea tersendiri. Profil grup menampilkan nama dalam bahasa Korea jika sudah terverifikasi, tanpa mengarang terjemahan bahasa Prancisnya.

06Mencari tanpa tertukar dengan orang lain

Nama pemberian yang pendek bisa dimiliki oleh beberapa artis. Menambahkan grup atau agensi saat mencari membantu memperjelas siapa yang dimaksud: “Jisoo BLACKPINK” lebih spesifik daripada hanya “Jisoo”. Ensemble menerapkan prinsip yang sama pada tautan internalnya dan hanya membuat tautan ketika nama lengkapnya cocok.

Untuk belajar lebih jauh, bukan hanya mengenali nama diri, Online King Sejong Institute menyediakan program bahasa Korea dari tingkat pengantar hingga mahir, serta materi budaya. Kursus resmi ini menawarkan landasan belajar yang lebih kuat daripada sekadar menghafal lirik lagu.

Newsletter K-pop

Berita K-pop langsung ke emailmu

Satu email per minggu: comeback mendatang, artikel blog, dan kuis terbaru. Tanpa spam, berhenti langganan dengan satu klik.

Alamatmu hanya dipakai untuk newsletter blog.

Lebih banyak K-popLihat Premium →

Komentar (0)

Masuk untuk mengomentari artikel ini dan bergabung dengan komunitas Ensemble.